Senin, 21 Februari 2011

Indonesia-Amerika Teliti Lapisan Es Puncak Jaya Papua


Indonesia dan Amerika akan meneliti lapisan es di Puncak Jaya Pegunungan Jawa Wijaya, Papua selama tiga minggu mulai minggu terakhir Mei 2010. Indonesia diwakili oleh peneliti dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan peneliti dari Lamont-Doherty Earth Observatory (LDEO) Columbia University serta peneliti dari Byrd Polar Research Center (BPRC) Ohio State University dari Amerika.

"Dengan meneliti lapisan es ini, tidak hanya untuk memprediksi masa depan tetapi juga melihat sejarah perubahan iklim di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Pasifik," kata Kepala BMKG, Sri Woro Harijono dalam jumpa pers bersama tim peneliti di kantor BMKG, Jakarta, Selasa.

Kabupaten Puncak Jaya


Kabupaten Puncak Jaya dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan lima kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 21 Juni 2008. Kabupaten yang beribukota di Mulia ini memiliki luas wilayah 9.584 km².

Pegunungan di Puncak Jaya juga menghasilkan barang tambang yang cukup besar. Hasil tambang di Ertsberg, Grasberg di Puncak Cartensz yang terletak di kawasan Puncak Jaya tepatnya di Kecamatan Ilaga seperti tembaga dan emas diangkut ke Mimika untuk diolah lebih lanjut oleh PT Freeport Indonesia.

Kabupaten Paniai


Kabupaten Paniai adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua. Kabupaten yang memiliki luas 18.104,63 km² ini beribukota di Enarotoli. Jenis angkutan udara menjadi sarana yang sangat penting di kabupaten ini. Terdapat lima belas lapangan terbang yang tersebar di wilayah kabupaten ini (sebelas diantaranya merupakan milik swasta) dengan bandar udara utama di Enaro.

Paniai merupakan kabupaten yang terletak di pegunungan sehingga memiliki kecenderungan suhu udara yang rendah dan kelembaban udara yang relatif tinggi. Di Kabupaten Paniai suhu udara maksimum 24,6 derajat celcius dan rata-rata kelembaban udara 82,3%.

Paniai, Danau Terindah di Dunia

Oleh: AnneAhira.com Content Team


Tahukah Anda, Danau Terindah di Dunia ada di Indonesia, tepatnya di salah satu kabupaten di Papua. Danau ini diberi nama sesuai dengan nama kabupatennya, Paniai. Predikat danau terindah itu dinyatakan oleh Konferensi Danau se-Dunia yang diikuti oleh 157 negara.

Jika sempat berkunjung ke sana, Anda akan menjumpai kondisi danau seluas 14.500 Ha yang masih alami. Di sana Anda bisa menarik nafas dalam-dalam dan akan merasakan sensasi udara yang sejuk dan segar. Pinggiran danau dihiasi dengan bebatuan dan pasir yang indah. Tebing-tebing tinggi di sekelilingnya menambah keistimewaan dan keeksotisan danau ini. Setelah menyaksikan sendiri, Anda pasti menyetujui predikat Danau Paniai sebagai yang terindah di dunia.

Keadaan Geografi Kabupaten Paniai


TOPOGRAFISecara geografis Kabupaten Paniai berada di jalur Pegunungan Tengah Irian Jaya, dan terletak pada koordinat 136019' BT dan 03056' LS. Wilayah Kabupaten Paniai mempunyai luas 18.104,63 Km2. Adapun batas wilayah Kabupaten Paniai adalah sebagai berikut :

Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Nabire,
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Fak-Fak,
Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Puncak Jaya,
Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Nabire.

Berdasarkan peta fisiografi seluas 14.582,97 Km2 atau sekitar 80,54 % wilayah Kabupaten Paniai mempunyai ketinggian antara 1000 s/d 3000 meter diatas permukaan laut.

Sejarah Nabire


“Nabire” demikian sekarang disebut, adalah suatu wilayah Pemerintahan Kabupaten yang terhampar di seputar “Leher Burung” pulau Papua. Dalam perkembangannya “Nabire” telah melampaui fase-fase : sebelum masuknya Pemerintahan Belanda, jaman Pemerintahan Belanda dan jaman Pemerintahan RI Hingga saat itu.

Paparan mengenai sejarah Pemerintahan Kabupaten Nabire ini bukanlah merupakan suatu tulisan yang sudah sempurna, sehingga masih perlu untuk dikaji dan disempurnakan bersama-sama sehingga menjadi suatu materi yang bisa dipahami dan diterima oleh semua kalangan.

Profil Kabupaten Nabire


Kabupaten Nabire menjadi bagian dari Provinsi Papua. Terbagi menjadi 9 kecamatan dengan Nabire sebagai ibukota kabupaten. Wilayahnya sendiri berbatasan dengan Teluk Cendrawasih di sebelah utara, Kabupaten Mimika di sebelah selatan, Kabupaten Painai dan Yapen Waropen di sebelah timur dan Kabupaten Manokwari dan Fak-fak di sebelah barat.

Wilayah ini memiliki potensi kekayaan laut yang cukup besar. Luas wilayah pesisir dan lautnya mencapai 7.200 km2 atau lebih separuh dari seluruh luas kabupaten. Dari luas itu, lebih dari 520 km2 dimanfaatkan untuk budidaya tambak dan tumpang sari dengan hutan mangrove. Budidaya ini dapat dijumpai di daerah pesisir Kecamatan Yaur, Wanggar, Nabire, dan Napan. Ikan kerapu juga dibudidayakan di Kecamatan Yaur dan Kepulauan Mamboor.